Sunday, March 29, 2009

Pengemis di Tepian Gang

Penghuni sudut yang sepi di ujung gang
Memeluk lutut dalam dingin
Di dekat gubuk sempit jua merenda cerita
Kelam tak berlentera walau di seberang jalan sangat benderang
Tak ada yang peduli
Tak ada yang melambaikan tangan walau tuk sekedar menyapa
Tak ada yang memberi
Meski berteriak
" Berikan kami hidup !
" Berikan kami cinta !
" Berikan kami kesempatan !

Laskar pengemis jalanan dari tepi bumi
Menengadah dalam do'a di antara lumpur yang menyengat
Menghabiskan kata kata terakhir
Di sisi penantian tak berakhir

Jika kelak bumi akan hancur
Biarkan kami yang ingin mati paling dulu
Tapi bila mentari kembali memberi sinar
Biarkan yang lain menikmati terlebih dulu
Karena teman yang dahulu setia telah berlalu tanpa pesan
Meninggalkan kami yang tinggal tulang

2 comments:

Dilivia Ryucen said...

keren bgt puisiny. i like it.

Bram Sanjaya said...

Terima kaasih fren