Saturday, September 6, 2008

Senja Menjelang

Tatkala hari telah senja
Hendaknyalah mengingat pagi dan siang walau telah berlalu
Hingga malam menjelang
Walaupun tak selalu benderang
Tersenyum menyambut hari hari

Tidak semua air mata itu dukaTidak semua tawa itu suka
Tidak semua tangisan itu derita
Walau terkadang kejujuran itu menyakitkan
Hingga kebohongan yang membuat surga

Mari bersama membangun hati
Jangan pernah ada air mata yang bercucuran lagi
Kembalilah kepada satu titik yang harus kita tuju

No comments: